Catatan yang diungkap berdasarkan kisah nyata

Sejak Kamu Hadir Kembali

Diposting pada tanggal 4 Juli 2009 8:20:00 AM

Sejak kamu hadir kembali, aku merasa jantungku mulai bekerja lagi, mulai memompakan darah ke pori-pori di tubuhku, ke nadiku, memberiku semangat baru. Perlahan ada yang berubah, semua tak lagi sama. Perhatian-perhatian itu menjadi pecut semangatku menjalani rutinitas yang telah menjadi berhalaku. tapi itulah kenyataannya. Kenyataan yang membuatku menangis.

Aku Mencintainya

Diposting pada tanggal 27 Juni 2009 4:20:00 AM

Karena alasan itu pula; dan satu-satunya alasan, aku ingin mengungkapkan perasaanku. Aku tidak membutuhkan jawabannya, karena seperti apapun jawabannya, tidak akan mengubah perasaanku. Cinta selalu hadir tanpa pamrih. Mungkin karena itu pula terlalu banyak pengorbanan sia-sia yang kulakukan untuknya.

Harapan yang Tenggelam

Diposting pada tanggal 19 Juni 2009 2:11:00 PM

Pertama kali berjumpa dengan dia kapan dia sadar tak pernah sekalipun dia mau melihat aku. Aku berusaha menarik perhatiannya untuk dia. Aku menyadari untuk mendapatkannya aku harus melawan mungkin 2-3 cowok lain yang aku kenal.

Tapi sekarang aku sadar aku tak mungkin untuk memilikinya. Sekarang aku belajar untuk tidak mengharapkannya untuk selamanya. Aku tahu dia bukan milikku. Dan aku hanya bisa menunggu jalan yang terbaik yang diberikan oleh Allah.

Rasa Ingin Bersama Denganmu

Diposting pada tanggal 18 Juni 2009 12:58:00 AM

Kurasakan suatu kebahagiaan disaat kita bersama.
Rasa ingin bersama terus ada.
Bersama denganmu ingin kuhabiskan semua waktuku.
Tapi mengapa semuanya hanya sesaat.

Walaupun hanya sesaat namun perjumpaan itu sangat mengesankan dan mampu mengusir rasa rinduku padamu.
Mudah - mudahan diwaktu yang akan datang Allah akan tetap memberikan kesempatan kepadaku untuk kembali bertemu denganmu dalam waktu yang lebih lama.

Aku sudah tau apa yang sebenarnya terjadi

Diposting pada tanggal 13 Juni 2009 8:44:00 AM

Lega sekali, karena ternyata kecemasanku selama ini benar-benar terbukti, dan aku ga perlu cemas lagi karena aku sudah tau keadaan yang sebenarnya.

Bermacam-macam perasaan ada dihatiku. Aku merasa lega. marah. sedih. cemburu. semua jadi satu.

Saat itu aku mencoba untuk tidak menangis, aku berusaha untuk kuat. Tapi aku bukanlah orang yang tegar yang bisa memendam perasaan yang terus membebaniku.

[ Awal ] Halaman # 1  2  3  4  5  6  7  [ Akhir ]

Right to Copy © 2008 | Web canggih blog under ASP.NET | Script blog ini aseli bikinan Budi